Maag. Tanda-tanda Sakit Maag, Penyebab, Pengobatan, Pencegahannya dan Komplikasi Maag.

Maag

Maag berasal dari bahasa belanda yang artinya adalah lambung. Para pekerja dan pelajar banyak sekali yang mengeluhkan terjadinya penyakit maag ini dalam kehidupan mereka sehari-hari . Bisa jadi ini  adalah salah satu penyakit yang mendera banyak orang selain demam dan sakit kepala.

Di Indonesia, sakit maag merupakan kondisi kesehatan yang sangat umum  dan bisa diderita siapa saja.
Menurut data yang diperoleh dari International Data Base tahun 2014 saja diperkirakan setidaknya 3 juta orang dari 238.452.952 total penduduk Indonesia.



Tanda-tanda sakit maag

Ada beberapa tanda-tanda yang umumnya dialami oleh penderita maag. Berikut ini  adalah beberapa gejala diantaranya.
  • Rasa sakit seperti atau panas dari leher hingga bagian tengah perut.
  • Merasakan sakit dan tidak nyaman pada perut.
  • Bersendawa.
  • Perut kembung.
  • Mual.
  • Muntah.
  • Merasa penuh.
  • Atau merasa terbakar di perut bagian atas.
  • Maag dapat muncul secara tiba-tiba dalam waktu yang singkat (akut), waktu yang lama (kronis), atay karena kondisi khusus, seperti adanya penyakit lain.
  • Salah satu maag akut adalah rasa tidak nyaman ketika mengonsumsi alkohol, kopi, atau makanan serta minuman lain yang memicu produksi asam lambung.
  • Nyeri bisa saja mulai langsung terasa setelah makan.
  • Hilang nafsu makan.
  • Pingsan atau tak sadarkan diri.



Penyebab sakit maag

Ada banyak hal yang menyebabkan terjadinya maag, diantaranya adalah sebagai berikut:
  • Ketidakcocokan terhadap satu jenis obat seperti asetosal (dikenal dengan asipirin), ibuprofen, atau suplemen kalium yang bisa mengakibatkan gangguan pada lambung. 
  • Terlambat makan sehingga asam lambung yang dihasilkan mengikis dinding lambung dan akhirnya timbullah sakit maag.
  • Terlalu banyak minum kopi atau alkohol.
  • Stress.
  • Sering makan makanan yang terlalu asam dan pedas.
  • Adanya infeksi bakteri Helicobacter pylori sebagai penyebab maag kronis.


Pengobatan sakit maag
  • Obat yang umum diberikan lanzoprazole, omeprazole dan , antasida. Anda bisa mengkombinasikan dengan antibiotik seperti ampisilin, amoxilin jika sakit maag disebabkan oleh bakteri H.pylori untuk mencegah radang kambuh.
  • Jika disebabkan oleh penggunaan obat seperti aspirin, ibuprofen, dan asam mefenamat makan hentikan dahulu penggunaan tersebut.


Pencegahan sakit maag

Maag merupakan penyakit yang bisa dicegah. Berikut ini adalah beberapa tindakan yang bisa dilakukan untuk mencegah datangnya maag:
  • Jauhkan kebiasaan menunda waktu makan. Jika tidak menaati jadwal makan, hal tersebut akan mengakibatkan produksi asam lambung meningkat sehingga akan menimbulkan gangguan pada lambung.
  • Mengurangi konsumsi jenis makanan yang asam dan pedas karena dapat memicu asam lambung.
  • Jika sudah terkena penyakit maag, ketika terlambat makan sebaiknya jangan terlalu banyak mengonsumsi makanan karena akan membuat perut menjadi tambah sakit.
  • Terkadang aktivitas yang padat acapkali menyebabkan waktu makan terlambat atau tak sempat. Agar maag tidak kambuh, sebaiknya membawa bekal dari rumah agar tidak kambuh atau bertambah parah.
  • Sarapanlah dengan makanan yang sehat.
  • Jangan sarapan dengan mi instan.
  • Hindari stress.
  • Banyak minum air putih minimal 8 gelas perhari.
  • Berpikir positif terhadap banyak hal yang terjadi dalam hidup ini.


Komplikasi sakit maag
  • Robeknya lapisan lambung dititik radang.
  • Pendarahan dititik radang.

Sakit/ Nyeri di Seluruh Tubuh (Fibromyalgia). Tanda-tandanya, Penyebab, Pengobatan dan Pencegahannya.

Fibromyalgia

Fibromyalgia adalah penyakit yang membuat penderitanya mengalami rasa sakit disekujur tubuh.
Wanita berpotensi lebih tinggi untuk terserang fibromyalgia dibandingkan pria.

Fibromyalgia merupakan salah satu sindrom yang menyebabkan rasa nyeri dan rasa kaku pada jaringan lunak, termasuk otot, tendon (jaringan yang menghubungkan otot dengan tulang), dan ligamen (jaringan yang menghubungkan tulang dengan tulang).

Rasa nyeri dan kaku ini bisa timbul diseluruh tubuh atau hanya terjadi didaerah tertentu saja. Ketegangan emosional dan stress diduga menjadi faktor utama yang menyebabkan terjadinya sindrom ini. Meskipun tidak berbahaya, tetapi rasa nyerinya dapat mengganggu aktivitas harian penderitanya.



Tanda-tanda Fibromyalgia

  • Tanda utama penyakit ini adalah rasa sakit yang menyebar keseluruh tubuh.
  • Tubuh sangat sensitif terhadap rasa sakit.
  • Sakit kepala.
  • Kecemasan.
  • Kram perut.
  • Penderita mengalami rasa nyeri dan kaku dibagian persendian maupun otot.
  • Timbul rasa kaku pada otot, tendon, atau ligamen. Rasa kaku ini biasanya menyerang penderita pada pagi hari.
  • Sering merasa gelisah dan tidur kurang nyenyak.
  • Rasa sakit cenderung meluas dan berlangsung lebih dari tiga bulan.
  • Sering mengeluh mengalami sakit kepala, sindrom iritasi usus besar, dan panggul terasa nyeri.



Penyebab

Hingga saat ini penyebab terjadinya fibromyalgia masih belum dapat diidentifikasi secara jelas. Namun, ada kemungkinan fibromyalgia dipicu oleh beberapa faktor berikut ini:

1.  Stress fisik dan mental

2.  Kurang tidur.

3.  Cedera atau terkena infeksi tertentu.

4.  Dingin atau terpapar oleh kelembapan yang tinggi.

5.  Menderita rematik artitis dan lupus.

6.  Senyawa kimia dalam otak yang tidak seimbang seperti serotoni atau dopamin.



Pengobatan Fibromyalgia
  • Pengobatan obat-obatan seperti obat pereda sakit seperti parasetamol, ibuprofen.
  • Jika dibutuhkan dokter akan memberikan obat penenang atau obat tidur agar penderita bisa beristirahat.
  • Terapi fisik seperti relaksasi, yoga, olahraga ringan atau berendam dalam air hangat


Pencegahan
  • Menikmati hidup untuk mengurangi stress.
  • Mencegah stress.
  • Rutin berolahraga terutama olahraga ringan seperti berjalan kaki, bersepeda, berenang, atau melalukan perenggangan.
  • Pola tidur yang baik antara 7-8 jam.
  • Pola makan yang sehat, seperti mengonsumsi buah-buahan dan sayur-sayuran.

Menstruasi Tiba-tiba Terhenti? Kenali Penyebab, Pencegahan dan Pengobatan.

Amenore

Amenore adalah gangguan dalam sistem reproduksi wanita, sehingga membuatnya tidak mengalami menstruasi secara rutin setiap bulannya.

Amenore terbagi menjadi dua jenis, yaitu amenore primer dan sekunder.
Pada amenore primer, menstruasi sama sekali tidak terjadi. Padahal normalnya seorang remaja putri mengalami menstruasi yang pertama kali pada usia 9-18 tahun. Seorang remaja putri akan divonis mengalami amenore primer jika pada usia lebih dari 16 tahun masih belum juga mengalami menstruasi.

Adapun amenore sekunder terjadi pada wanita yang sebelumnya pernah mengalami menstruasi, tetapi kemudian siklus tersebut berhenti tanpa alasan yang diketahuinya.


Tanda-Tanda Amenore


  • Keluarnya cairan dari puting susu.
  • Rambut rontok.
  • Perubahan penglihatan.
  • Rambut wajah yang berlebihan.
  • Nyeri pada panggul.
  • Siklus menstruasi terhenti baik secara langsung maupun bertahap.

Penyebab
  • Penurunan berat badan secara drastis (akibat kemiskinan, diet yang salah, anoreksia nervosa, bulimia nervosa, aktivitas fisik yang sangat berat dan penyebab lainnya).
  • Obesitas ekstrem.
  • Penyakit kroni yang diderita dalam jangka waktu yang lama.
  • Abnormalitas organ genital wanita (tidak adanya uterus, vagina, septum vagina, stenosis servikal, dan selaput darah yang terlalu tebal).
  • Tubuh mengalami kelainan seperti hipoglikemia (kadar gula darah secara abnormal rendah), hipotiroidisme (kelenjar tiroid kurang aktif), hipertiroidisme (kelenjar tiroid bekerja secara berlebihan), cystic fibrosis (penyakit yang diturunkan tau diwariskan dari kelenjar-kelenjar lendir dan keringat), atau cushing's disease (kadar kortikosteroid berlebihan).
  • Wanita yang pernah mengalami kelainan penyakit poliskistik ovarium mempunyai risiko tinggi terhadap penyakit amenore.
  • Adanya penyakit akibat kelainan kromosom seperti sindrom Turner atau sindrom sawyer.
  • Kadar hormon prolaktin di dalam tubuh cukup tinggi.
  • Kehamilan.
  • Stress dapat mengubah fungsi hipotalamus, yang merupakan daerah yang mengontrol siklus menstruasi. Hal ini hanya bersifat sementara dan siklus menstruasi akan kembali bila stress berkurang.
  • Ketidakseimbangan mekanisme sistem hormon reproduksi wanita.
  • Penggunaan obat-obatan seperti kontrasepsi, antipsikotik, antidepresan, obat tekanan darah, obat kemoterapi kanker dan beberapa obat alergi.
  • Olahraga yang berlebihan.


Pengobatan
  • Dalam beberapa kasus, obat yang disebut medroksiprogesteron dan penggantian estrogen akan membantu kembalinya periode menstruasi pada sebagian besar wanita.
  • Wanita dengan kelainan anatomi mungkin memerlukan tindak pembedahan.
  • Pada wanita dengan amenore karean sindrom ovarium poliskistik (SOPK), pengobatan yang dapat dilakukan termasuk penurunan berat badan dengan diet dan olahraga. Obat-obatan seperti metformin juga dapat diberikan.

Pencegahan
  • Jika amenore terjadi karena penyakit bawaan karena abnormalitas organ genital, maka penyakit ini tidak dapat dicegah.
  • Menjaga keseimbangan berat badan agar tidak terlalu gemuk (obesitas) atau terlalu kurus.
  • Melakukan pola hidup yang sehat baik dengan cara mengonsumsi makanan yang sehat, melakukan olahraga secara teratur, dan hidup dengan bahagia.
  • Jauhi penyebab stress.

Depresi. Tanda-Tanda, penyebab, pengobatan dan Pencegahannya.

Tanda-tanda, penyebab, Pengobatan dan pencegahan depresi

Depresi mempengaruhi perasaan anda, cara berpikir dan berperilaku, serta dapat membuat anda memiliki berbagai masalah emosi dan fisik.

Depresi merupakan kondisi yang sering terjadi. Menurut penelitian, depresi terjadi pada 80% orang pada beberapa waktu dalam hidupnya dan dapat terjadi pada usia berapapun. Depresi lebih sering terjadi pada wanita dibandingkan laki-laki.

Depresi yang dialami seseorang biasanya tidak tampak secara langsung. Penderitanya pun terkadang tidak mengetahui bahwa dirinya tengah mengalami depresi.

Ada tiga jenis depresi, yaitu:

1.  Major depression, depresi yang paling parah. Depresi semacam ini timbul karena bertumpuknya berbagai masalah sehari-hari atau pernah mengalami kejadian traumatis,

2.  Dysthymia, depresi semacam ini lebih ringan dari yang pertama. Ciri-cirinya hampir sama dengan major depression , tetapi penderita biasanya tidak sadar kalau dirinya terkena depresi karena masih bisa mengatur kehidupan dengan baik.

3.  Bipolar disorder atau maniac depressive, penderita depresi jenis ini biasanya mempunya mood yang berubah-ubah, terkadang terlihat sedih atau mendadak gembira.



Tanda-tanda Depresi


  • Gelisah, terlalu bersemangat dan gembira, aktif, cerewet, kurang tidur, berani saat menghadapi sesuatu, dan merasa tidak mempunyai masalah.
  • Cemas, sedih, malas beraktivitas, mudah lelah, sulit berkonsentrasi, bingung, mudah lupa, sulit tidur atau sebaliknya malah tidur terus, mudah terganggu meski dengan hal-hal yang kecil, selera makan berkurang atau malah makan terus, dan terkadang selalu berpikir tentang kematian atau bunuh diri.
  • Pola berpikir terdistrosi.

Penyebab Depresi

Ada beberapa hal yang dianggap oleh para psikolog turut berkontribusi dalam menyebabkan terjadinya depresi bahkan sampai ke tingkat kronis.
  • Faktor genetis. Jika ada keluarga yang pernah mengalami depresi maka kemungkinan anggota keluarga yang lain untuk mengalami depresi cenderung lebih besar karena ada faktor kesamaan genetik untuk gen tertentu yang menjadi penyebab seseorang rentan terkena depresi. Gen tersebut dapat memengaruhi kadar serotonin dan kortisol (hormon penyebab stress).
  • Pengalaman hidup juga dapat meningkatkan risiko  mengalami depresi. Pengalaman tersebut meliputi atindak kekerasan, masalah dengan pekerjaan dan anggota keluarga, kemiskinan, diskriminasi, atau kekerasan seksual.
  • Kehilangan hubungan yang bermakna dan penting bagi diri seseorang dan kehidupannya. Hal tersebut juga rentan menimbulkan depresi. Sebagai contoh, banyak kasus seorang ibu mengalami depresi ketika harus kehilangan anaknya yang meninggal akibat tertabrak mobil atau banyak penyebab lainnya.
  • Kebiasaan kognitif juga berperan penting dalam menyebabkan depresi. Hal ini disebabkan jika kita selalu berpikir negatif dan bersifat pesimis pada banyak hal yang terjadi dalam kehidupan yang sedang kita jalani. Jika hal tersebut terus-menerus dipelihara, maka hal itu akan membuat kita menjadi mudah putus asa dan kehilangan harapan.


Pengobatan Depresi.

Terapi obat-obatan antidepresan, seperti escitalopram, paroxetine, sertraline, fluoxetine, dan citalopram.
Obat Venlafaxine, dulixetine dan bupropion mempunyai efek samping:
  • Peningkatan berat badan
  • Masalah seksual
  • Mual

Psikoterapi. Dilakukan dengan mengajari cara baru dalam berpikir dan berperilaku dan mengubah kebiasaan yang berperan dalam depresi.

Terapi elektrokonvulsif. Untuk depresi berat yang sulit diterapi atau tidak berespon pada obat-obatan atau psikoterapi, dilakukan terapi elektrokonvulsif (ECT).



Pencegahan Depresi.
  • Selalu berpikir positif dan optimis atas semua hal yang terjadi dalam hidup.
  • Selalu bersyukur atas semua yang kita dapatkan saat ini.
  • Banyak berteman dan ramah pada banyak orang.
  • Beribadah kepada Tuhan dengan ikhlas sesuai agama dan kepercayaan masing-masing.
  • Bersabar atas cobaan yang menimpa saat ini.
  • Jangan menyendiri.
  • Olahraga teratur.
  • Konsumsi makanan yang sehat dan bergizi.

Tanda-tanda Premenopause, dan Faktor Yang Dapat Mempercepat Masa Premenopause.


Premenopause bukan merupakan sebuah penyakit. Pre menopause merupakan suatu masa transisi menuju menopause.
Lama menopause berkisar antara 2-8 tahun ditambah lagi dengan satu tahun terakhir haid.

        Pada masa ini siklus haid yang dialami mulai menjadi tidak teratur,  bisa panjang atau bisa pendek dan masa ini merupakan saat berakhirnya masa reproduksi.

Premenopause bisa mulai sangat dini, minimal pada usia 35 tahun.


Faktor Yang Dapat Mempercepat Masa Premenopause. 

1.  Merokok

2.  Keturunan

3.  Tidak pernah melahirkan

4.  Pernah mendapatkan kemoterapi ketika masih anak-anak. 

5.  Melakukan histerektomi atau operasi pengangkatan kandungan (rahim, uterus).

6.  Stress



Tanda-tanda Premenopause. 

1.  Menstruasi menjadi tidak teratur. 

2.  Hot Flush (rasa panas didaerah dada, leher, yang menyebar ke wajah sampai kulit kepala).

3.  Mengalami gangguan tidur, penurunan kesuburan, perubahan mood, perubahan fungsi seksual, pengeroposan tulang dan kadar LDL (Low Density Lipoprotein) meningkat.

4.  Rasa tegang pada kedua buah dada diluar masa haid dan menurunnya hasrat seks tanpa sebab jelas.

5.  Tubuh sering merasa letih tanpa sebab yang jelas.

6.  Mengeringnya liang senggama yang berakibat rass tidak menyenangkan pads hubungan intim dengan suami.

7.  Lebih sering buang air kecil dibandingkan lima atau sepuluh tahun sebelumnya.



Pencegahan

        Premenopause bukan suatu penyakit yang harus dicegah, tetapi ada beberapa gejala dan ketidak nyamanan yang dialami sehari-hari bisa dikurangi.  Berikut ini adalah beberapa gejala tersebut:

1.  Kita bisa mengonsumsi pil kontrasepsi (progestin) untuk mengurangi hot flush dan gangguan haid. Progestin juga bisa dikonsumsi untuk mengatur haid dan ablasi endometrium serta mengurangi perdarahan. Untuk melakukan hal ini kita harus berkonsultasi dulu dengan dokter. 

2.  Menerapkan gaya hidup sehat dengan mengonsumsi makanan rendah lemak,  tinggi serat, tinggi kalsium, makanan yang tinggi kandungan ditoestrogen-nya, seperti tempe, tahu dan produk olahan kedelai lainnya, serta menghindari konsumsu alkohol.
Pola makan tersebut juga diikuti dengan pola hidup yang sehat dengan melakukan olahraga secara teratur dan beradaptasi dengan stress.

3.  Menerima keadaan premenopause sebagai suatu rahmat dari Tuhan dan sebagai keadaan yang harus disyukuri dan bukan keadaan yang tidak disukai karena hal tersebut akan memperparah gejala-gejala negatif akibat premenopause ini.

Penyakit Parkinson. Tanda-tanda, Penyebab dan Pencegahannya.


   Parkinson adalah salah satu jenis penyakit degeneratif dan biasanya terjadi pada masa tua. Parkinson merupakan penyakit yang disebabkan oleh terjadinya kerusakan pada otak.

Jika dilihat dengan menggunakan MRI (Magnetic Resonance Imaging) pada otak, orang yang mengalami kerusakan pada bagian otak yang berkaitan dengan kontrol pergerakan tubuhnya.

          Orang yang mengalami Parkinson,  salah satu ciri utamanya adalah sulit mengontrol pergerakan tubuhnya, sehingga tubuh mereka serinf tremor atau bergetar dengan sendirinya.

Muhammad Ali merupakan salah satu contoh tokoh besar yang mengalami Parkinson ini. Parkinson bisa menyerang sekitar 1 di antara 250 orang yang berusia diatas 40 tahun dan sekitar 1 dari 100 orang yang berusia diatas 65 tahun.


Tanda-tanda Parkinson

1. Ditandai dengan adanya tremor atau bergetar sendiri pada saat istirahat. 

2.  Kesulitan untuk memulai pergerakan dan kekakuan otot.

3.  Sering kehilangan keseimbangan tubuh.

4.  Mengalami perubahan cara berjalan. 

5.  Mengalami rigiditas otot sehingga sulit untuk menekuk tangan atau kaki.

6.  Bergerak sangat lambat dan jika berjalan langkahnya pendek-pendek untuk menjaga keseimbangan tubuhnya. 

7.  Mulai mengalami kesulitan untuk memulai berjalan atau bangun dari tempat duduk.

8.  Mengalami kaku pada otot.

9.  Perubahan ekspresi muka, sulit menunjukkan ekspresi sehingga wajah cenderung menjadi tanpa ekspresi atau hanya ada satu ekspresi saja diwajahnya, matanya melotot, sulit menutup mulut, dan matanya menjadi jarang berkedip. 

10.  Mengalami kesulitan berbicara yang awalnya dimulai dengan semakin pelan suara ketika berbicara. 

11.  Hilangnya kemampuan motorik halus seperti menulis.

12.  Sering terjatuh.

13.  Mengalami kemunduran intelektualitas.

14.  Mengalami gangguan pencernaan. 



Penyebab Parkinson

 1.  Adanya gangguan pada ganglia basalis, yaitu salah satu bagian otak yang berfungsi untuk mengolah sinyal dan mengantarkan pesan ke talamus untuk kemudian menyampaikan pesan itu ke korteks serebri. 
Gangguan pada ganglia basalis tersebut menyebabkan sel-selnya mengalami kemunduran dan pembentukan dopamin (neuro transmiter yang mengantarkan rangsang disepanjang jalur saraf) menjadi berkurang. 

2.  Pada beberapa kasus, parkinson merupakan komplikasi yang sangat lanjut dari ensefalitis karena virus (suatu infeksi yang menyebabkan peradangan otak).

3.  Parkinson juga bisa terjadi jika ada penyakit degenerarif lainnya, narkotika, atau racun yang mempengaruhi atau menghalangi kerja dopamin didalam otak.
Misalnya obat antipsikosis yang digunakan untuk mengobati paranoia berat dan skizofrenia dapat menghambat kerja dopamin pada sel saraf.



Pencegahan Parkinson

1.  Menjaga otak dengan baik dengan mengonsumsi makanan yang baik dan higienis.

2.  Banyak berolahraga, tetapi olahraga yang minim dari benturan dikepala, sebagai contoh, menyundul bola diasumsikan dapat menyebabkan terjadinya parkinson pada masa tuanya. Demikian juga dengan bertinju.  Petinju memiliki potensi risiko mengalami parkinson yang lebih tinggi. 

3.  Menghindari makanan yang mengandung lemak jenuh dan trans seperti makanan cepat saji dan goreng-gorengan

4. Olahraga, seperti berjalan kaki 10-15 menit setiap hari.

Menyusui. Keuntungan Menyusui, Masalah menyusui : Puting Bengkak, Payudara Bengkak, Puting Datar.



          Menyusui merupakan suatu proses untuk memberikan Air Susu Ibu (ASI) kepada bayinya.

Prosesnya dilakukan dengan cara mengalirkan ASI langsung kemulut bayi melalui puting susu.

ASI mengandung semua zat gizi yang diperlukan bayi. ASI mudah dicerna bayi dan mampu mengurangi dampak reaksi alergi.

ASI juga mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh bayi. ASI yang pertama kali keluar dari puting payudara ibu disebut dengan kolostrum.

          Kolostrum biasanya keluar pada saat awal kelahiran. Kolostrum mengandung banyak antibodi dan bahan-bahan perlindungan lain yang secara terus menerus mampu menolong bayi untuk memerangi infeksi dan menghalau rasa sakit dan penyakit.

Kolostrum juga mengandung lebih banyak protein dan kalori daripada ASI biasa, sehingga membantu mengurangi terjadinya infeksi telinga dan diare pada bayi.

           Komposisi ASI dibuat khusus oleh tubuh ibu untuk memenuhi kebutuhan zat gizi bayi yang unik. Kandungan ASI tidak hanya berubah setiap jam dalam sehari, tetapi juga disesuaikan dengab pertumbuhan bayi sampai bayi berkenalan dan mulai mengonsumsi makanan padatnya.



Keuntungan Menyusui

1.  Selama ini banyak berkembang mitos tentang pengaruh pemberian ASI pada bayi dengan bentuk payudara ibu.
Oleh karena takut bentuk payudaranya menjadi buruk, sehingga tidak menarik lagi, maka banyak wanita akhirnya memutuskan untuk memberikan susu botol kepada anaknya. 
Padahal sebenarnya dengan menyusui, tubuh ibu akan lebih cepat kembali bentuknya semula karena menyusui memicu kontraksi yang mengembalikan rahim ke ukuran normal.

2.  Mengurangi risiko kanker payudara, kanker saluran kencing,  kanker rahim, dan Osteoporosis.  Semakin lama seorang ibu menyusui bayinya, semakin kecil risiko ibu terserang penyakit tersebut,

3.  Membantu menurunkan depresi yang sering dirasakan oleh para ibu pascamelahirkan.

4.  Meningkatkan hubungan antara ibu dan bayi.

5.  ASI selalu tersedia dan tidak membutuhkan persiapan dalam pemberiannya seperti susu formula.

6.  Penghematan karena ibu tidak perlu membeli susu formula.

                Semasa menyusui, ibu harus mengkonsumsi makanan yang sehat dan seimbang kandungan gizinya.

Seorang ibu menyusui membutuhkan tambahan energi sebanyak 500 kalori setiap harinya.

Oleh karena itu, untuk menghindari kelaparan ketika menyusui, sebaiknya ibu menyediakan minuman dan makanan camilan yang sehat disamping tempat menyusui,  sehingga ibu tidak perlu repot mencari makanan tersebut. 

Untuk mengganti cairan yang hilang selama menyusui, ibu juga harus memperbanyak minum air putih.



Masalah-Masalah Yang Muncul Berkaitan Dengan Menyusui

1.  Puting Susu Bengkak 

              Semasa menyusui, seorang ibu mungkin pernah merasakan puting susunya bengkak.

Sebagai upaya pencegahan,  sebaiknya ibu harus menjaga agar puting susunya tetap kering.

Berikut ini adalah beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mencegah puting susu membengkak.

a.   Jika ibu biasa menggunakan alas bra untuk menampung tetesan ASI, sebaiknya ganting sesering  mungkin agar kulit sekitar payudara tetap kering. Hindari penggunaan alas bra yang terbuat dari plastik supaya udara tetap bisa mengalir dan menyentuh kulit ibu.

b.  Segera ganti bra jika basah.

c.  Sesekali tidak perlu menggunakan bra diantara waktu menyusui dan kenakan pakaian yang longgar, sehingga udara bisa mengalir bebas ke payudara.

d.  Memilih pakaian, bra, dan alas yang terbuat dari katun dan menghindari pakaian yang terbuat dari serat buatan.

e.  Mengoleskan krim untuk puting susu empat kali sehari.

f.   Membiasakan mandi dengan air hangat dan tidak menggunakan sabun untuk daerah puting karena busa sabun menyebabkan puting menjadi kering.

          Jika puting susu ibu sudah bengkak atau luka, berikut ini adalah hal yang perlu dilakukan:

a.  Meningkatkan frekuensi menyusui, tetapi memperpendek durasinya untuk mengurangi kekuatan isapan bayi.

b.  Memulai menyusui dari puting yang tidak terlalu bengkak agar ASI terkumpul dipayudara yang putingnya bengkak. 
Jadi, ketika bayi pindah ke payudara yang sakit, isapannya sudah melemah.
Ibu harus menyusui secara bergantian dari payudara kanan ke kiri supaya ASI tidak menumpuk pada satu payudara saja.

c.  Mengeluarkan sedikit ASI sebelum anak menyusu sehingga ASI bisa mengalir lebih lancar dan bayi tidak perlu mengisap terlalu keras.

d.  Tidak menarik payudara sebelum bayi selesai mengisap. Untuk menghentikan isapan bayi, trik menyelipkan jari tangan ke ujung mulut bayi bisa digunakan. 

e.  Untuk mengurangi iritasi,  ibu sebaiknya membiarkan kolostrum atau ASI mengering diatas kulit payudara dan tidak membersihkannya dengan kain handuk atau lap.

f.  Mengompres payudara dengan es setelah menyusui dan menghangatkan payudara sebelum menyusui agar ASI mengalir lebih lancar.

g.  Mencoba menggosok puting dengan krim khusu puting, krim vitamin E, krim vitamin A atau D, lanolin murni, atau minyak almond.

h.  Untuk mengurangi rasa sakit, sebaiknya puting dikompres dengan kantong teh celup yang hangat-hangat kuku.

i.  Jika rasa sakit tidak berkurang, segera hubungi dokter. 



j.  Menyusui dengan posisi yang benar.


2.  Payudara Bengkak

              Payudara biasanya membengkak ketika hampir tiba waktu menyusui atau ketika ASI akan memancar keluar.

Hal ini menyebabkan payudara ibu terasa sakit ketika diisap oleh bayi.  Kondisi seperti ini biasanya berlangsung beberapa minggu sampai produksi ASI mencukupi kebutuhan bayi.

Berikut ini adalah beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengurangi rasa sakit akibat payudara yang bengkak.

1.  Sebelum menyusui, sebaiknya mandi dulu. Bisa merendam atau mengompres payudara dan mengusapnya dengan air hangat.

2.  Untuk mengurangi tekanan ASI, pompa  sedikit ASI diantara waktu menyusui.

3.  Menyusui bayi dengan berpindah-pindah dari payudara kiri ke kanan. ASI yang mengalir akan mengurangi pembengkakan.

4.  Setelah menyusui sebaiknya payudara dikompres dengan es.



Infeksi Payudara

          Payudara juga bisa mengalami infeksi sebagaimana organ tubuh lainnya.

Jika ibu merasa seperti terserang gejala flu, termasuk demam, panas dingin,  atau sakit badan. Ada kemungkinan ibu terkena infeksi payudara atau disebut mastitis jika hal ini terjadi, sebaiknya ibu segera meghubungi dokter, terutama jika tubuh ibu mulai terasa demam karena ibu mungkin memerlukan antibiotik.

          Ibu juga harus sering-sering mengompres payudara dengan air hangat, terutama sepuluh menit sebelum menyusui. Ibu sebaiknya meningkatkan frekuensi menyusui agar payudara yang terinfeksi kosong atau kandungan ASI nya lebih sedikit.

Berhenti menyusui justru akan memperburuk infeksi payudara yang dialami.

         Berikut ini adalah hal-hal yang bisa dilakukan untuk mengurangi infeksi payudara. 

●  mencoba mengubah posisi menyusui.

●   tidak mengenakan bra yang terlalu ketat.

●   tidak menekan payudara yang terinfeksi ketika tidur.



4.  Puting Yang Datar

             Berikut ini adalah tindakan yang bisa dilakukan agar ibu bisa mengeluarkan putingnya agar bisa menyusui bayinya.

1.   Mengurut puting susu beberapa kali sehari. Caranya dengan meletakkan ibu jari dan telunjuk didasar puting, kemudia menekannya.

2.  Menarik-narik puting susu kemudian melepaskannya.
Melakukan hal tersebut dengan lemt dan berulang-ulang karena latihan tersebut dapat membantu meningkatkan elastisitas puting susu.

3.  Jika puting payudara mengerut kedalam payudara saat menekan daerah aerola yang bwrwarna gelap, kemungkinan itu adalah jenis puting terbalik. Ibu bisa menggunakan selongsong puting untuk menarik puting keluar.

Disfungsi Seksual. Kenali tanda-tanda dan penyebab Seorang wanita Tidak Peka pada Rangsangan Seksual


Disfungsi Seksual Pada Wanita

                Disfungsi seksual pada wanit itu terdiri dari berbagai macam, salah satunya yaitu frigiditas.

Frigiditas adalah suatu keadaan  seorang wanita tidak peka terhadap rangsangan seksual pada tubuhnya.

Jadi, meskipun ia sedang melakukan hubungan seksual, tapi ia tidak dapat merasakan kenikmatan nya atau orgasme.

Bagi wanita frigid, hubungan seksual tidak lebih dari sekadar menunaikan kewajiban terhadap suami.

Ini tentu saja bisa dianggap sebagai suatu siksaan karena kebutuhan biologis seorang wanita frigid tidak dapat terpuaskan.

Selain itu, perasaan bersalah terhadap suaminya juga kerap muncuk karena ia tidak dapat merespons rangsangan seksual yang diberikan oleg suaminya.


Tanda-tanda Disfungsi Seksual


1.  Tidak peka terhadap rangsangan erotis pada tubuhnya. 

2.  Melaksanakan hubungan seksual tanpa antusiasme dan merasa hanya untuk memenuhi kewajibannya sebagai istri. 

3.  Jarang mengalami orgasme ketika berhubungan seksual.

4.  Tidak terlihat secara penampakan luar. 

5.  Tidak menikmati hubungan seksual secara antusias bahkan sering terlihat merasa kesakitan ketika melakukan hal tersebut. 


Penyebab


1.  Gangguan kelainan bawaan pada vagina,  misalnya lubang terlalu sempit atau liang vagina pendek.

2.  Ada kelainan pada otot dan gangguan jaringan saraf, pasca operasi panggul,  infeksi dalam liang vagina, dan tumor pada alat kelamin.
Kelainan-Kelainan ini dapat menimbulkan rasa sakit ketika melakukan hubungan seksual.

3.  Stress sehingga mengakibatkan emosi menjadi labil.

4.  Timbul rasa jenuh saat melakukan hubungan seksual, misalnya karena posisi bercinta yang tidak bervariasi.

5.  Menurunnya produksi hormon estrogen terutama pada wanita usia menopause. 
Hal ini bisa mengakibatkan vagina menjadi kering, iritasi,  atau gatal, sehingga ada rasa kurang nyaman saat melakukan hubungan seksual. 


Pencegahan


1.  Menjaga agar gairah untuk bercinta selalu ada.

2.  Tidak melakukan hubungan seksual terlalu sering agar tidak menimbulkan kejenuhan.

3.  Melatih kesenstifan organ-organ seksual agar selalu peka terhadap rangsangan. 

4.  Selalu menjaga komunikasi dengan pasangan untuk mengetahui apa keinginan masing-masing.

5.  Menjaga kebersihan tubuh dan ruangan terutama kamar demi kenyamanan saat berhubungan seksual. 

6.  Menambah variasi terhadap gaya saat berhubungan seksual untuk mengurangi kejenuhan.

Apa Itu Orgasme, Saraf-saraf Yang Berhubungan, Perbedaan Orgasme Pada Pria dan wanita.

Orgasme merupakan puncak kenikmatan seksual.

          Orgasme merupakan puncak kenikmatan seksual yang kerap didambakan dan dikejar-kejar banyak orang.

Dapat dipastikan, sebagian besar orang yang telah menikah, juga yang telah mencapai usia aqil baligh, sangat mengenal istilah orgasme.

Andaipun tidak mengenalnya, hampir dapat dipastikan ia mampu merasakan dan mengungkapkannya dengan kata-kata yang lain.

Orgasme ini sangat erat kaitannya dengan hubungan seksual.

Secara teknis, kegiatan intercourse alias hubungan seksual yang normal membutuhkan dua orang pelaku aktif yang berbeda jenis kelamin, tanpa memandang apakah hubungan tersebut diikat oleh tali perkawinan ataupun tidak.

           Orgasme berkaitan dengan kerja saraf. Tanpa saraf yang mengirimkan impuls alias rangsangan ke saraf tulang belakang dan otak, orgasme tidak akan terjadi.

Seperti bagian tubuh lainnya, organ genital juga mengandung banyak simpul-simpul saraf yang akan mengantarkan sensasi saraf yanh dirasakannya.

Hal ini membantu menjelaskan secara mekanisme fisiologis dan biologis mengapa sentuhan juga turut mempengaruhi orgasme seseorang, termasuk didalamnya orgasme klitoris yang berbeda dengan orgasme vaginal karena adanya perbedaan sel saraf yang terlibat pada saraf tersebut.

        Organ genitalia wanita memiliki saraf yang sangat banyak, misalnya klitoris yang memiliki sekitar 8.000 saraf.

Ketika terjadi orgasme, maka rangsangan tersebut akan dikirimkan ke saraf belakang.


Saraf-saraf Yang Berhubungan Dengan Orgasme.

1.   Saraf Hipogastrik

                  Membantu mentransmisikan rangsangan dari uterus dan serviks pada wanita dan dari prostat pada pria.


2.  Saraf Pelvis

              Berguna untuk mentransmisikan rangsangan dari vagina dan serviks pada wanita dan dari rektum untuk kedua jenis kelamin.


3.  Saraf Pudendal

                 Berguna untuk memtransmisikan rangsangan dari klitoris pada wanit dan dari skrotum dan penis pada pria.


4. Saraf Vagus

                Untuk mentransmisikan rangsangan dari serviks, uterusdan vagina pada wanita.



Perbedaan Orgasme Pada Wanita dan Pria

       Hasil penelitian terbaru menunjukan bahwa saraf vagus turut berperan dalam orgasme, meskipun belum diketahui secara jelas mekanismenya.

Namun, selama terjadi stimulasi seksual dan orgasme , ada wilayah berbeda yang menerima rangsangan tersebut, satu di otak dan satu lagi dipusat saraf ditulang belakang.

          Orgasme adalah suatu titik terminal atau titik kulminasi dari berbagai rangsangan seksual yang memuncak dan memberikan gambaran fisik dan mental yang mewujud dalam sebuah fenomena.

Orgasme itu sendiri terdiri atas empat fase yang saling berhubungan, yaitu :

●  fase excitement (terangsang), 

●  fase plateau (mendatar pada puncak keterangsangan).

●  fase orgasm (kenikmatan yang dahsyat dan meledak), dan 

●  fase resolution (kembali ke asal).

Keempat tahapan ini berlaku bagi pria dan wanita. Akan tetapi, diantara keduanya ada pula tanda -tanda fisik yang membedakan.


Orgasme Pada Pria



□   Tanda-tanda fisik pada pria sangat nyata, yaitu terjadinya ereksi (penis membesar dan mengeras) karena adanya rangsangan. Setelah itu, terjadilah ejakulasi, yaitu penyemprotan sperma beserta cairan semennya, yang kemudian diikuti dengan kontraksi ritmis psda otot-otot panggul. 

Aktivitas persarafan simpatis pun terjadi secara intens, diantaranya denyut jantung meningkat berdebar-debar, kulit berkeringat, muka memerah, napas , menjadi berat, dan sebagainya.


□   walaupun sangat dasyat, peristiwa orgasme pada laki-laki hanya terjadi sekali. 

Untuk mengalami orgasme yang kedua, ketiga dan selanjutnya memerlukan interval waktu tertentu, minimsl setengah jam, bahkan sering lebih dari sehari dan proses itu harus di ulang dari tahap excitement lagi.


□  Pada pria, orgasme menandai berakhirnya satu seri hubungan.

□   Apabila kita gambarkan dalam bentuk grafik berbentuk kurva, titik terjadinya orgasme menjadi titik koordinat tertinggi (titik puncak) dari suatu hubungan seksual.



Orgasme Pada Wanita



□   pada wanita, keempat proses itu harus dilewati secara perlahan-lahan sehingga waktu yang dibutuhkan pun menjadi lebih lama.
Sebelum sampai kepada tahap excitement , emosi positifnya harus dibangkitkan terlebih dahulu.


□   Tanda-tanda fisik pada wanita pun tidak terlalu nyata karena tidak ada penis yang bereksi.


□   Tanda-tanda fisik yang bisa dirasakan terjadi pada tahap plateau, ketika itu kelenjar Bartholin mengeluarkan cairan untuk memperlicin jalan masuknya penis.

□   saat itu, terjadi pula Perubahan-perubahan bentuk, dan posisi pada klitoris , labia minora (bibir dalam vagina), labia mayora (bibir luar vagina), dan vagina.

□   Pada saat orgasme, terjadi kontraksi-kontraksi secara ritmis pada otot-otot dasar panggul dan aktivitas persarafan simpatis semakin meningkat.

□   Dan yang paling hebat, wanita bisa mengalami orgasme hingga berkali-kali, sebelum ia kembali memasuki tahap resolution.

□   Pada wanita kenikamatan seksual yang didapat akan bertahan pada satu titik secara menetap selama jangka waktu tertentu, dengan beberapa lonjakan kecil yang menandai terjadinya peristiwa orgasme.

□  hal ini menunjukkan bahwa seseorang wanita dapat mengalami beberapa kali orgasme (multiorgasme).



             Orgasme ini sebenarnya termasuk peristiwa sederhana yang bersifat alamiah dan naluriah.

Akan tetapi, kesederhanaan ini menjadi tidak lagi sederhana dan menimbulkan masalah yang rumit ketika pasangan yang melakukan hubungan intim tidak berhasil mencapai orgasme.

Hal ini bisa terjadi karena dipicu oleh rasa bersalah, tertekan, uring-uringan, dan letupan-letupan emosi negatif lainnya yang muncul ke permukaan.

Bahkan boleh jadi kegagalan mendapatkan kondisi orgasme yang berulang-ulang bisa menyebabkan terjadinya kerenggangan hubungan perkawinan.


             

Melahirkan. Tanda-tanda Melahirkan, Tahapan Melahirkan, Jika Tanggal Persalinan Sudah Terlewat.

Melahirkan atau persalinan

        Melahirkan atau persalinan adalah aktivitas seorang ibu setelah menyelesaikan masa tugasnya mengandung bayi selama sembilan bulan dalam rahimnya.

Dengan kata lain, melahirkan adalah proses atau upaya mengeluarkan bayi dari rahim ibu baik melalui persalinan normal maupun persalinan dengan operasi.

           Ada beberapa pemeriksaan rutin yang harus dilakukan oleh seorang calon ibu sebelum proses melahirkan.

Pemeriksaan tersebut diantaranya yaitu:

1.  Pemeriksaan berat badan dan tekanan darah.

2.  Pemeriksaan denyut nadi dan laju pernapasan.

3.  Pemeriksaan darah dan air seni (urine).

4.  Pemeriksaan perut untuk memperkirakan besar, posisi, dan letak janin.

5.  Pemeriksaan denyut jantung janin.

6.  Pemeriksaan letak dan posisi janin karena ini akan mempengaruhi kecepatan dan keamanan persalinan. Posisi
posisi terbaik untuk proses melahirkan kepala bayi berada dibawah pada lubang panggul
terbaik untuk proses melahirkan yang aman adalah kepala berada dibagian bawah pada lubang panggul. Proses melahirkan juga akan lebih mudah jika kepala dan wajah janin berada dalam posisi menghadap punggung ibu.

7.  Pemeriksaan dalam untuk mengetahui besarnya pembukaan vagina dan kekuatan selaput ketuban.


Tanda-tanda Melahirkan.

        Berikut ini adalah uritan yang paling umum dari peristwa persalinan.

1.  Kontraksi yang teratur.

2.  Keluarnya lendir bercampur darah dari dalam kemaluan.

3.  Pecahnya kantung ketuban. (Air ketuban berwarna bening, tidak berbau). Jika cairan ketuban pecah maka akan keluar cairan yang banyak tanpa henti.



Tahapan Melahirkan.

       Tahapan melahirkan umumnya dibagi menjadi tiga tahap.


Tahap 1.

             Dimulai dari kontraksi sampai terjadinya pembukaan lengkap yaitu sekitar 10 cm, karena itu sering ada pertanyaan terhadap ibu yang akan melahirkan, "sudah bukaan berapa?". Itu bermakna pembukaan per sentimeter vagina untuk mengeluarkan kepala bayi.

         Pada fase awal atau dikenal juga sebagai fase laten, hal yang dirasakan oleh ibu adalah sebagai berikut:

a.  Kontaksi semakin kuat dan teratur.

b.  Sakit yang dirasakan masih normal dan belum terlalu hebat.

c.  Serviks menipis dan membuka sampai sekitar 4 cm.

d.  Jika ini merupakan kehamilan pertama, fase ini bisa berlangsung selama 8,5 jam sedangkan pada kehamilan selanjutnya "hanya" berlangsung 5 jam.


            Fase selanjutnya disebut dengan fase aktif, berikut ini adalah hal yang terjadi ketika fase aktif berlangsung.

a. Serviks membuka terus hingga 10cm.

b.  Bagian terendah bayi, pada umumnya kepala terlebih dahulu, mulai turun ke dalam panggul ibu.

c.  Ibu mulai merasakan keinginan yang kuat untuk mengedan (seperti ingin buang air besar).

d.  Untuk kehamilan pertama, fase ini bisa berlangsung sekitar 5 jam sedangkan untuk kehamilan selanjutnya biasanya berlangsung selama 2 jam.



Tahap 2.

         Pada tahap ini terjadi pembukaan lengkap bayi sampai bayi keluar dari rahim ibu.

Proses ini biasanya berlangsung selama 60menit pada kehamilan pertama dan 15-30 menit pada kehamilan berikutnya.

Namun, tak jarang ada ibu yang melalui proses ini dalam waktu yang lebih lama.



Tahap 3.

             Tahapan ini dimulai sejak kelahiran bayi sampai pengeluaran plasenta (ari-ari). 

Proses ini biasanya hanya terjadi selama beberapa menit.




Hal yang perlu diperhatikan ketika Melahirkan.

1.  Selama tahap 1 berlangsung, ibu sebaiknya tidak mengedan.
Jika ibu mengedan sebelum pembukaan benar-benar lengkap, maka dikhawatirkan tenaga yang dibutuhkan saat melahirkan akan terkuras dan serviks bisa saja robek.

2.  Denyut jantung ibu dan bayi sebaiknya diperiksa setiap 15 menit.
Jika denyut jantung bayi tidak normal (terlalu cepat atau  terlalu lambat), maka proses melahirkan secara normal perlu dipertimbangkan kembali.
Untuk mengurangi resiko saat melahirkan, sebaiknya bayi dilahirkan melalui operasi caesar.

Selain itu, bisa juga mengambil tindakan tambahan terhadap ibu yaitu:

○  ibu diminta untuk berbaring miring kesebelah kiri.

○  jumlah cairan infus ditambah

○  melakukan pemberian oksigen melalui selang hidung.


3.  Selama tahap 2, pemeriksaan denyut jantung bayi dilakukan lebih sering, yaitu setiap 3 menit sekali.
Saat ibu merasakan adanya konraksi, ibu harus mengedan sehingga bayi bisa terdorong ke vagina.
Selain itu, dengan mengedan lubang vagina akan melebar sehingga bayi bisa lebih mudah keluar.

4.  Untuk memperlancar proses persalinan, ibu sebaiknya dibaringkan  dengan posisi setengah duduk. 
Dengan demikian gaya gravitasi bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin.
Tekanan dari janin bisa membantu peregangan pada jalan lahir secara bertahap sehingga proses melahirkan  bisa lebih lancar dan risiko robeknya serviks bisa diperkecil.
Selain itu, posisi setengah duduk ink bisa mengurangi tegangan pada bagian punggung dan panggul ibu.

5.  Hindari posisi berbaring telentang saat melahirkan karena meskipun lebih nyaman, melahirkan dalam posisi seperti justru akan memakan waktu yang lebih lama dan memerlukan bantuan yang lebih.

6.  Mengedan saat melahirkan tentu membutuhkan tenaga yang cukup besar. Oleh karena itu, ibu bisa mencoba beristirahat di sela-sela waktu kontraksi.

7.   Kalau lubang vagina tidak cukup meregang, janin akan kesulitan untuk melewatinya, sehingga ada kemungkinan terjadi robekan.
Jika ini terjadi maka perlu dilakukan episiotomi (pemotongan dinding vagina dan perineum). Jika episiotomi dilakukan, proses melahirkan akan menjadi lebih mudah dan robekan yang tidak teratur bisa dicegah.

8.  Jika bayi telah lahir, tekan perut ibu dengan lembut untuk merangsang konraksi pada rahim.
Plasenta biasanya akan lepas dan keluar dari rahim pada kontraksi pertama atau kedua.
Jika semua bagian plasenta telah keluar, ibu akan diberi suntikan oksitosin dan perut ibu akan dipijat teratur untuk merangsang kontraksi rahim.
Ini berguna agar perdarahan  lebih lanjut bisa dicegah.

9.  Luka robek akibat episiotomi selanjutnya akan dijahit dan diawali dengan pembiusan lokal terlebih dahulu.
Jumlah jahitan bisa beragam, tapi pada umumnya sekitar 2-10 jahitan.

10.  Setelah proses melahirkan selesai dan luka telah dijahit, ibu akan dibawa keruang pemulihan jika proses melahirkan dilakukan dirumah sakit atau rumah bersalin.
Bayi akan dibiarkan bersama ibu jika ia tidak memerlukan perawatan khusus. 
Dengan demikian, bayi bisa menyusu pada ibunya dan sang ibu bisa mulai belajar merawat anaknya sendiri.

11.  Pada 4 jam pertama setelah melahirkan, ada kemungkinan terjadi komplikasi pada ibu, terutama perdarahan.
Oleh karena itu, ibu dan bayinya perlu diawasi secara ketat.


Jika Tanggal Persalinan Sudah Terlewat

1.  Kehamilan biasanya berlangsung selama 38 sampai 42 minggu. Jika sudah melewati tanggal persalinan yang sudah dihitung sebelumnya, maka itu adalah kehamilan postmatur.

2.  Jika tanggal tersebut telah lewat satu minggu atau lebih, harus segera pergi ke dokter.
Dokter biasanya akan melakukan pemeriksaan terhadap bayi. 
Denyut jantung bayi diperiksa dengan menggunakan alat pemantau janin elektronik sebanyak 1-2 kali/minggu.

Ultrasonografi (USG) pada ibu hamil


3.  Dokter juga akan melakukan pemeriksaan Ultrasonografi (USG) untuk melihat cairan ketuban dan gerakan bayi.
Jika merasakan pergerakan bayi berkurang, harus segera menghubungi dokter.
Selain itu dokter juga biasanya melakukan pemeriksaan dalam untuk melihat ada tidaknya perubahan pada serviks.



4.  Jika tanggal persalinan telah lewat dari dua minggu, biasanya dilakukan induksi persalinan.
Hal tersebut dilakukan untuk menghindari komplikasi seperti gawat janin atau bayi yang dilahirkan terlalu besar.
Gawat janin terjadi jika bayi mengalami kekurangan oksigen dan denyut jantungnya menurun karena stress akibat persalinan tidak dapat diatasi.

Induksi Persalinan


5.  Induksi persalinan dilakukan jika tidak kunjung melahirkan.
Penundaan induksi dilakukan jika serviks menutup.
Induksi dilakukan dengan menggunakan obat penginduksi atau oksitosin yang menyebabkan terjadinya kontraksi rahim.
Oksitosin diberikan melalui infus dan baru mulai bekerja dalam waktu satu hingga dua jam kemudian.
Selain dengan menggunakan obat, induksi persalinan juga dapat dilakukan dengan memecahkan selaput ketuban.