Anoreksia Nervosa. Diet Yang Berbahaya, kenali Tanda-tandanya, Penyebab, Pengobatan dan Pencegahannya.

Diet berbahaya
Diet Yang Berbahaya
Anoreksia Nervosa


         Anoreksia atau istilah kerennya dikenal dengan anorexia nervosa adalah gangguan makan yang umumnya ditemui pada wanita.

Anoreksia merupakan aktivitas menguruskan badan dengan sengaja melakukan pembatasan makan dan mengontrol berat badan secara ketat.

Anoreksia merupakan suatu gangguan pola makan yang tidak sehat.
Mereka melakukan berbagai usaha untuk diet, melakukan kegiatan fisik secara berlebihan.

Anoreksia nervosa lebih umum menyerang wanita dibanding pria. Anoreksia dapat menyebabkan rendahnya berat badan yang sangat ekstrim.



Tanda-Tanda Anoreksia Nervosa


1.    Kehilangan nafsu makan.

2.  Selalu beranggapan bahwa dirinya gemuk walaupun sebenarnya kurus.

3.  Ketakutan yang teramat sangat terhadap penambahan berat badan atau menjadi gemuk bahkan saat sudah kurus.

4.  Meminum obat-obatan yang menstimulasi buang air kecil dan buang air besar.

5.  Mengonsumsi berbagai jenis obat diet.

6.  Anoreksia dapat menyebabkan efek psikologis yang membuat seseorang tidak berperilaku sebagaimana mestinya. Mereka dapat berbicara banyak mengenai berat badan dan makanan.

7.  Sering memuntahkan kembali makanan yang dimakan.

8.  Memiliki anggapan yang berbeda terhadap rasa kenyang, sehingga meskipun hanya makan dalam porsi sedikit, ia sudah merasa kenyang atau mual.

9.  Melakukan diet mati-matian agar terlihat kurus.

10.   Berat badannya lebih rendah lima puluh persen dari berat badan normal sesuai umur dan tinggi badannya.

11.  Biasanya menolak untuk diajak makan bersama, baik bersama keluarga atau teman.

12.  Terkadang kehilangan selera makan sama sekali sehingga tidak mau mengonsumsi makanan apapun.

13.  Luka pada tenggorokan dan infeksi saluran pencernaan akibat terlalu sering memuntahkan makanan.

14  Lemah dan tidak bertenaga akibat kurangnya asupan makanan sumber energi.

15.  Sulit berkonsentrasi.

16.  Mengalami gangguan menstruasi.

17.   Sensitif, mudah tersinggung, dan mudah marah.

18.  Mudah merasa bersalah.

19.  Kehilangan minat untuk berinteraksi dengan orang lain, termasuk keluarga.

20.  Tidak percaya diri dan merasa canggung ketika berhadapan dengan orang banyak.

21.  Cenderung berbohong untuk menutupi perilaku makannya.

22.  Depresi (sedih terus menerus).




Penyebab Anoreksia Nervosa


  •  Jika ada individu yang mengalami gangguan makan, itu berarti dia punya masalah dengan body image-nya.

  • Artinya, mereka sudah memiliki mind set (pemikiran yang sudah terpatri di otak) bahwa tubuh mereka tidak ideal.
  • Mereka menganggap mempunyai tubuh yang gemuk, banyak lemak, tidak seksi, dan lain-lain yang intinya tidak sedap untuk dipandang dan tidak semenarik tubuh orang lain.
  • Akibat pemikiran yang sudah terpatri ini, seorang remaja terutama remaja putri akan selalu melihat tubuh mereka gemuk walaupun kenyataannya berat badan mereka semakin turun, hingga akhirnya mereka menjadi sangat kurus.
  • Mereka akan dihantui perasaan bersalah ketika makan dalam jumlah banyak karena berat badannya bisa naik.
  • Masalah body image inilah yang akhirnya menyebabkan mereka menjadi tidak percaya diri dan sulit untuk menerima kondisi tubuhnya.
  • Mereka seringkali salah beranggapan bahwa kepercayaan diri akan tumbuh jika mereka memiliki tubuh yang sempurna, dalam artian mereka memiliki tubuh yang kurus.
  • Media sosial juga dapat mempengaruhi persepsi seseorang mengenai standar kecantikan yaitu postur tubuh yang sangat kurus.
  • Rendahnya rasa percaya diri.




Pengobatan Anoreksia Nervosa


  • Terapi lewat percakapan sering kali dilakukan kepada pasien muda atau seseorang yang baru sebentar menderita anoreksia untuk menyemangati mereka kembali kedalam pola makan yang sehat.
  • Terapi Keluarga. Keluarga sangatlah penting dalam pengobatan untuk menyemangati penderita dan meyankinkan penderita tentang pola pikir penderita tentang image tubuh.
  • Obat-obatan antidepresi, antipiskotika dan penstabil mood dapat membantu anoreksia. Obat-obatan hanya menangani depresi dan perasaan gelisah tapi tidak bisa menyembuhkan anoreksia.
  • Pengobatan anoreksia tidak dapat dilakukan secara instan untuk pulih sepenuhnya, bisa membutuhkan waktu beberapa tahun.
  • Terapi lingkungan. Teori menyimpulkan bahwa kepercayaan diri yang rendah serta cemas yang dialami penderita timbul dari interaksi dengan orang-orang disekitar.


Pencegahan Anoreksia Nervosa


1.  Anoreksia Nervosa merupakan penyakit yang disebabkan oleh persepsi diri. Oleh karena itu, pencegahan yang seharusnya dilakukan adalah menanamkan keyakinan bahwa kurus bukanlah segalanya.

2.  Jika tanda-tanda sudah tampak, maka kita harus memberikan pertolongan dengan cara membawa mereka berobat ke psikolog, dokter atau ahli gizi.

3.  Keluarga dan teman-teman merupakan komponen penting untuk membentuk body image yang ideal.

4.  Menanamkan kesadaran bahwa kurus tidak selalu berarti sehat dan gemuk juga bukan bermakna buruk.

5.  Kurangi stress.

6.  Pendidikan orangtua terhadap anak-anak sejak dari dalam keluarga, bisa berpengaruh besar.

7.  Mengajarkan dan menerapkan pola makan sehat secara tegas.

8.  Anak diajarkan wawasan tepat mengenai image tubuh yang ideal.

   

0 komentar:

Posting Komentar