Tanda-Tanda Osteoporosis/pengeroposan Tulang, Penyebab, Pengobatan dan Pencegahannya


Osteoporosis


Penyakit Osteoporosis           Osteoporosis disebut juga sebagai penyakit pengeroposan tulang atau berkurangnya kepadatan tulang.

Penyakit ini dikenal sebagai salah satu silent killer karena secara fisik  tanda-tandanya tidak tampak hingga tulang patah.

Secara anatomis, osteoporosis akan menyerang tulang-tulang trabekular. 

Tulang trabekular rentan mengalami pengeroposan karena merupakan tulang yang strukturnya berbentuk seperti jaring laba-laba dengan kalsium sebagai penyusun utama struktur tersebut.

Selain itu tulang trabekular juga menjadi tempat penyimpanan kalsium dalam tubuh sehingga jika tubuh kekurangan kalsium maka cadangan mineral kalsium dalam tulang inilah yang digunakan.

          Osteoporosis biasanya dialami oleh wanita yang telah menopause. Meskipun pria juga rentan mengalami menopause, tetapi wanita lebih berisiko karena berkaitan dengan menurunnya kadar hormon estrogen yang juga merupakan salah satu hormon yang turut berperan dalam penyimpanan kalsium tulang.



Tanda-Tanda Osteoporosis

1.  Jika dilakukan pemeriksaan kepadatan tulang maka nilai kepadatan tulangnya berada dibawah nilai normal kepadatan tulang yang seharusnya.

2.  Pada usia 80 tahun biasanya mengalami pemendekkan tinggi badan hingga 15 cm.

3.  Mengalami patah tulang dibagian panggul akibat pengeroposan tulang.

4.  Badan terasa sakit dan linu.

5.   Nyeri punggung bawah dan nyeri leher.

6.  Postur bungkuk




Penyebab Osteoporosis

1.  Usia lebih dari 45 tahun.

2.  Wanita yang mengalami menopause. 

3.  Tulang tidak sampai pada kepadatan tulang yang maksimal ketika remaja.

4.  Kurang mengonsumsi kalsium, kurang berolahraga, dan kurang mendapatkan paparan sinar matahari terutama pada pagi hari.

5.  Kurus atau berat badan dibawah berat badan normal.

6.  Perokok berat dan peminum alkohol.

7.  Penurunan Hormon estrogen pada wanita.

8.  Penurunan Hormon testosteron pada pria.



Pencegahan Osteporosis

1.  Untuk wanita pasca menopause, penggunaan terapi sulih hormon atau HRT (lihat pembahasan HRT) dapat memperlambat laju pengeroposan tulang.

2.  Rajin mengonsumsi makanan yang berkalsium tinggi seperti susu, keju, yoghurt, ikan kecil-kecil, bayam, wortel dan brokoli.

3.  Memperbanyak aktivitas fisik seperti aerobik, lari, berjalan, dan lainnya karena olahraga dapat menguatkan tulang.

4.  Sering berjemur di pagi haru juga baik untuk kepadatan tulang karena pembentukkan tulang juga memerlukan vitamin D.  Sinar matahari yang bagus untuk tulang antara jam 06.00-08.00.

5.  Menghindari merokok dan mengonsumsi minuman beralkohol.




Pengobatan Osteoprosis

1.  Obat non hormon. Dengan meminum suplemen kalsium dan Vitamin D.

2.  Meminum Suplemen. Untuk suplemen kalsium, minimal 1200 mg/hari dan vitamin D minimal 800 IU/hari.

3.  Obat lain seperti bifosfat misalnya alendronate.

3.  Obat Hormon. Jarang dipakai karena efek samping yang sangat merugikan tubuh.

0 komentar:

Posting Komentar